Saturday, 23. September 2006, 03:13
Indonesia adalah termasuk jajaran negara miskin didunia ini.Banyak rakyat Indonesia yang hidup dibawah kemiskinan.Apalagi setelah naiknya harga BBM (Bahan Bakar Minyak, rakyat bertambah miskin akibat biaya kebutuhan hidup yang bertambah, sementara penghasilan tetap.Dana kompensasi beras raskin seharga Rp 1000 per liter, hanya menjangkau kurang dari 5% penduduk Indonesia. Padahal jumlah rakyat miskin Indonesia menurut Bank Dunia (dengan penghasilan kurang dari US$ 2 per hari) ada 60% atau 132 juta penduduk.Hanya segelintir orang saja yang bertambah kaya akibat kenaikan harga BBM tersebt, sebut saja pegawai Pertamina, perusahaan minyak lainnya, dan para pejabat Negara.
Walau masuk dalam deretan negeri termiskin di dunia, gaya hidup pejabat Indonesia amatlah glamour. Ketika para pejabat tinggi kita melawat ke luar negeri untuk menghadiri sidang-sidang bilateral, multilateral atau berskala internasional lainnya. Rombongan delegasi kita itu datang ke tempat sidang dengan mengendarai mobil mewah. Sebaliknya delegasi dari negara-negara lain yang juga datang ke sidang yang sama justru mengendarai trem atau kendaraan umum.
Di Indonesia sendiri banyak sekali mobil-mobil dinas mewah yang digunakan oleh para pejabat setingkat menteri,lembaga tinggi negara berseliweran di jalanan kota-kota besar di negeri ini.Pemerintah dibawah presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kall mengeluarkan uang senilar Rp 21 miliar untuk membeli 60 unit mobil Toyota Camry untuk dipakai oleh delegasi KTT di Bandung kemarin.Setelah KTT, mobil-mobil tersebut akan dijadikan mobil dinas pejabat negara diantaranya untuk ketua dan wakil ketua lembaga negara, para menteri dan pejabat setingkat menteri. Istri presiden dan wakil presiden.
Dari mana anggaran tersebut diambil?Anggaran tersebut diambil dari APBN.APBN yang harusnya dibagikan untuk kemakmuran rakyat digunakan untuk membeli mobil Toyota Camry yang mewah yang diberikan kepada para pejabat negara dan istri presiden dan Wakil presiden.Walaupun harga mobil tersebut berkisar Rp.350.000.000,-ta per unitnya tetap saja dianggap pemborosan karena mobil dinas pejabat sebelumnya masih bagus kondisinya.
Di Belanda, salah satu negeri terkaya di dunia dengan pendapatan per Kapita mencapai 22.570 euro, mobil dinas menterinya cuma mobil bekas! Mengapa menteri Indonesia, yang praktis hampir bangkrut dan mayoritas rakyatnya melarat, harus bermewah-mewah?
Era Megawati Soekarno Putri
Pada saat pemerintahan Megawati Soekarno Putri, pada saat KTT ASEAN di Bali pada bulan oktober 2003, pemerintah membeli mobil BMW seri 7 untuk para kepala negara dan BMW seri 5untuk pejabat setingkat menteri.Harga BMW seri 7 yang paling murah harganya berkisar Rp 1,88 milyar sedangkan BMW seri 5 berkisar Rp.815 jutaan.Bisa ditebak jumlah yang dikeluarkan minimal Rp.50 milyaran.
Era Abdullrahman Wahid
Pada saat pemerintahan Andulrahman Wahid, pada saat KTT G15 (Konferensi negara-negara miskin), pemerintah menyediakan 50 unit mobil mewah yang terdiri dari dari Mercedes Benz Seri S-500, S-600, ML-320, Audi A-6, Nissan Patrol, dan VW Caravelle.Puluhan milyar uang rakyat dihambur-hamburkan untuk membeli mobil-mobil mewah tersebut.
Mobil-mobil dinas para pejabat Daerah
Riau
Gubernur Riau Rusli Zainal dikabarkan membeli dua unit Mercedes senilai Rp 2 miliar yang hanya akan dipakai selagi berdinas di Jakarta.Gubernur yang setiap acara resmi pemerintahan selalu mengklaim angka kemiskinan di Riau lebih dari 40 persen tetapi ditengah kemiskinan rakyatnya dia tega membeli mobil mewah.Gubernur yang bedomisi di kota Pekanbaru itu sehari-harinya mengguanakan mobil dinas Toyota Crown tetapi di Jakarta menggunakan mobil yang lebih mahal dari pada menteri yang menggunakan Toyota Camry 3000 cc.
Crown tahun berapa?Kalau Toyota Crown tahun 2004 keatas harganya paling murah sekitar Rp.800 jutaan)
Kalimantan Tengah
Tahun 2003, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Asmawi Agani mengusulkan pembelian empat mobil mewah senilai Rp 5,7 milyar dalam RAPBD 2003.Diantaranya dua unit Volvo SERI 960 dengan nilai Rp 3 miliar, satu unit Jeep Land Rover Discovery (4x4) senilai Rp 1,5 miliar, dan sebuah bus eksekutif seharga Rp 1 miliar. Total Rp 5,7 miliar.
Kalimantan Timur
Di Kalimantan Timur, di bulan Mei 2003, pejabat dan anggota DPRD Kabupaten Panajam Paser Utara yang baru terbentuk 10 bulan mendahulukan membeli mobil mewah seperti Nissan Terano untuk dinas, ketimbang mendahulukan pengerjaan pelayanan kepada masyarakat seperti menyediakan air bersih, jaringan listrik, dan pembangunan jalan menuju permukiman.
Untuk penerangan, selama puluhan tahun mereka terpaksa menggunakan lampu minyak tanah. Sedang air bersih sangat sulit diperoleh sehingga warga terpaksa membeli air pikulan seharga Rp 2.500 per jerigen isi 20 liter.
Jawa Barat
Ciamis
Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada April 2003, DPRD memberikan izin Pemerintah kabupaten Ciamis untuk membeli mobil mewah jenis Land Rover Discovery seharga lebih dari Rp 1 miliar untuk kendaraan dinas Bupati.
Ciamis saat itu masih ada 17.000 balita kekurangan gizi, 400 balita bergizi buruk, lebih dari 113 bangunan SD rusak berat, 75% puskesmas rusak, dan masih banyak sarana serta fasilitas umum lain yang rusak dan memerlukan perhatian.
Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon berniat membeli sejumlah kendaraan beroda empat yang dikatakan untuk keperluan kendaraan operasional atau dinas. Pos anggaran untuk keperluan pembelian mobil mewah itu sudah dirancang dan besarnya mencapai Rp 1,5 miliar.
Mobil itu diperuntukkan bagi unsur pimpinan, dari mulai wakil ketua sampai ketua fraksi dan ketua komisi-komisi. Untuk dua wakil ketua dewan, direncanakan diberi jantah sedan Toyota Corolla Altis yang harganya di atas Rp 250 juta.
Ketua DPRD Cirebon Tasiya Soemadi Al-Gotas,S.E., menyatakan hal itu sebenarnya wajar. ”Lihat saja, Majalengka yang PAD-nya jauh lebih kecil dari Cirebon saja (kendaraan dinasnya) sudah sekelas Nissan Terrano dan Mitsubishi Kuda,” ujarnya.
Bekasi
Oktober 2004, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Dadang Asgar Noor menuntut fasilitas kendaraan dinas Nissan Terrano untuk pimpinan dewan. Alasannya, menurut undang-undang, pimpinan dewan memiliki derajat sama dengan walikota. Dengan begitu, strata sosialnya lebih tinggi dibandingkan masyarakat biasa sehingga berhak memiliki mobil mewah.
”Kita minta hanya sesuai dengan porsinya, masa wakil rakyat nanti hanya diberi mobil Toyota Avanza,” kata Dadang dari Fraksi Partai Demokrat.
Bagian Perlengkapan DPRD Kota sudah menawarkan kendaraan dinas Suzuki Escudo yang sebelumnya digunakan Wakil Ketua DPRD periode 1999-2004,tetapi Dadang menolak mentah-mentah.
Dadang tetap bersikukuh mendapatkan mobil mewah. Mengenai gerakan anti mobil mewah yang saat ini mulai berdengung secara nasional, Dadang mengaku tidak perduli. “Kami mintanya yang tidak malu-maluinlah, saya ini mewakili 25 ribu orang di daerah saya,” kata dia.
Faktanya, ke 25 ribu orang yang merupakan ‘tuannya’ kebanyakan belum mampu beli mobil, mosok wakilnya saja minta mobil mewah. Memalukan !!!!
DKI Jakarta
RAPBD DKI Tahun 2005 telah mengesahkan dana belanja Gubernur DKI Sutiyoso selama satu tahun adalah sebesar Rp 4,429 miliar. Dana itu antara lain terdiri dari pos biaya baju Gubernur Sutiyoso Rp 40 juta, alat tulis gubernur Rp 151 juta, pemeliharaan ruangan kerja gubernur Rp 400 juta, dan sebagainya.
Sebagai perbandingan jatah untuk Komnas untuk biaya operasional Komisi Nasional Perlindungan Anak. Untuk biaya operasional Komnas Perlindungan Anak, yang berasal dari APBN, satu tahun pemerintah hanya memberikan dijatah Rp 22 juta!
Militer
Menurut data yang saya ketahui, mobil-mobil dinas para perwira tinggi dan yang ada ada saat ini lebih mewah dari pada mobil-mobil dinas yang digunakan oleh menteri,pejabat setingkat menteri dan lembaga tinggi negara.Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan dan Polri sehari-harinya menggunakan kendaraan Toyota Crown Royal Salon.Para Pangdam,Perwira Komando dan Kapolda selain menggunakan Toyota Crown juga menggunakan Toyota Land Cruiser.Belum lagi para perwira staff lainya dari perwira menengah (PAMEN) hingga perwira tinggi (PATI) yang bisa dilihat dijalan-jalan ibu kota menggunakanRange Rover, Toyota Corolla Altis, Nissan Terrano dll.
Ironis sekali disaat para jenderal menuggangi kendaraan sedan mewah, kesejahteraan prajurit TNI/Polri saat ini masih berada di bawah 50 persen dari harapan kesejahteraan yang diinginkan dan peralatan tempur TNI sudah banyak yang udzur dan tak layak operasi. \source : http://my.opera.com/bona_prasetyo/blog/show.dml/478920
Walau masuk dalam deretan negeri termiskin di dunia, gaya hidup pejabat Indonesia amatlah glamour. Ketika para pejabat tinggi kita melawat ke luar negeri untuk menghadiri sidang-sidang bilateral, multilateral atau berskala internasional lainnya. Rombongan delegasi kita itu datang ke tempat sidang dengan mengendarai mobil mewah. Sebaliknya delegasi dari negara-negara lain yang juga datang ke sidang yang sama justru mengendarai trem atau kendaraan umum.
Di Indonesia sendiri banyak sekali mobil-mobil dinas mewah yang digunakan oleh para pejabat setingkat menteri,lembaga tinggi negara berseliweran di jalanan kota-kota besar di negeri ini.Pemerintah dibawah presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kall mengeluarkan uang senilar Rp 21 miliar untuk membeli 60 unit mobil Toyota Camry untuk dipakai oleh delegasi KTT di Bandung kemarin.Setelah KTT, mobil-mobil tersebut akan dijadikan mobil dinas pejabat negara diantaranya untuk ketua dan wakil ketua lembaga negara, para menteri dan pejabat setingkat menteri. Istri presiden dan wakil presiden.
Dari mana anggaran tersebut diambil?Anggaran tersebut diambil dari APBN.APBN yang harusnya dibagikan untuk kemakmuran rakyat digunakan untuk membeli mobil Toyota Camry yang mewah yang diberikan kepada para pejabat negara dan istri presiden dan Wakil presiden.Walaupun harga mobil tersebut berkisar Rp.350.000.000,-ta per unitnya tetap saja dianggap pemborosan karena mobil dinas pejabat sebelumnya masih bagus kondisinya.
Di Belanda, salah satu negeri terkaya di dunia dengan pendapatan per Kapita mencapai 22.570 euro, mobil dinas menterinya cuma mobil bekas! Mengapa menteri Indonesia, yang praktis hampir bangkrut dan mayoritas rakyatnya melarat, harus bermewah-mewah?
Era Megawati Soekarno Putri
Pada saat pemerintahan Megawati Soekarno Putri, pada saat KTT ASEAN di Bali pada bulan oktober 2003, pemerintah membeli mobil BMW seri 7 untuk para kepala negara dan BMW seri 5untuk pejabat setingkat menteri.Harga BMW seri 7 yang paling murah harganya berkisar Rp 1,88 milyar sedangkan BMW seri 5 berkisar Rp.815 jutaan.Bisa ditebak jumlah yang dikeluarkan minimal Rp.50 milyaran.
Era Abdullrahman Wahid
Pada saat pemerintahan Andulrahman Wahid, pada saat KTT G15 (Konferensi negara-negara miskin), pemerintah menyediakan 50 unit mobil mewah yang terdiri dari dari Mercedes Benz Seri S-500, S-600, ML-320, Audi A-6, Nissan Patrol, dan VW Caravelle.Puluhan milyar uang rakyat dihambur-hamburkan untuk membeli mobil-mobil mewah tersebut.
Mobil-mobil dinas para pejabat Daerah
Riau
Gubernur Riau Rusli Zainal dikabarkan membeli dua unit Mercedes senilai Rp 2 miliar yang hanya akan dipakai selagi berdinas di Jakarta.Gubernur yang setiap acara resmi pemerintahan selalu mengklaim angka kemiskinan di Riau lebih dari 40 persen tetapi ditengah kemiskinan rakyatnya dia tega membeli mobil mewah.Gubernur yang bedomisi di kota Pekanbaru itu sehari-harinya mengguanakan mobil dinas Toyota Crown tetapi di Jakarta menggunakan mobil yang lebih mahal dari pada menteri yang menggunakan Toyota Camry 3000 cc.
Crown tahun berapa?Kalau Toyota Crown tahun 2004 keatas harganya paling murah sekitar Rp.800 jutaan)
Kalimantan Tengah
Tahun 2003, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Asmawi Agani mengusulkan pembelian empat mobil mewah senilai Rp 5,7 milyar dalam RAPBD 2003.Diantaranya dua unit Volvo SERI 960 dengan nilai Rp 3 miliar, satu unit Jeep Land Rover Discovery (4x4) senilai Rp 1,5 miliar, dan sebuah bus eksekutif seharga Rp 1 miliar. Total Rp 5,7 miliar.
Kalimantan Timur
Di Kalimantan Timur, di bulan Mei 2003, pejabat dan anggota DPRD Kabupaten Panajam Paser Utara yang baru terbentuk 10 bulan mendahulukan membeli mobil mewah seperti Nissan Terano untuk dinas, ketimbang mendahulukan pengerjaan pelayanan kepada masyarakat seperti menyediakan air bersih, jaringan listrik, dan pembangunan jalan menuju permukiman.
Untuk penerangan, selama puluhan tahun mereka terpaksa menggunakan lampu minyak tanah. Sedang air bersih sangat sulit diperoleh sehingga warga terpaksa membeli air pikulan seharga Rp 2.500 per jerigen isi 20 liter.
Jawa Barat
Ciamis
Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada April 2003, DPRD memberikan izin Pemerintah kabupaten Ciamis untuk membeli mobil mewah jenis Land Rover Discovery seharga lebih dari Rp 1 miliar untuk kendaraan dinas Bupati.
Ciamis saat itu masih ada 17.000 balita kekurangan gizi, 400 balita bergizi buruk, lebih dari 113 bangunan SD rusak berat, 75% puskesmas rusak, dan masih banyak sarana serta fasilitas umum lain yang rusak dan memerlukan perhatian.
Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon berniat membeli sejumlah kendaraan beroda empat yang dikatakan untuk keperluan kendaraan operasional atau dinas. Pos anggaran untuk keperluan pembelian mobil mewah itu sudah dirancang dan besarnya mencapai Rp 1,5 miliar.
Mobil itu diperuntukkan bagi unsur pimpinan, dari mulai wakil ketua sampai ketua fraksi dan ketua komisi-komisi. Untuk dua wakil ketua dewan, direncanakan diberi jantah sedan Toyota Corolla Altis yang harganya di atas Rp 250 juta.
Ketua DPRD Cirebon Tasiya Soemadi Al-Gotas,S.E., menyatakan hal itu sebenarnya wajar. ”Lihat saja, Majalengka yang PAD-nya jauh lebih kecil dari Cirebon saja (kendaraan dinasnya) sudah sekelas Nissan Terrano dan Mitsubishi Kuda,” ujarnya.
Bekasi
Oktober 2004, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Dadang Asgar Noor menuntut fasilitas kendaraan dinas Nissan Terrano untuk pimpinan dewan. Alasannya, menurut undang-undang, pimpinan dewan memiliki derajat sama dengan walikota. Dengan begitu, strata sosialnya lebih tinggi dibandingkan masyarakat biasa sehingga berhak memiliki mobil mewah.
”Kita minta hanya sesuai dengan porsinya, masa wakil rakyat nanti hanya diberi mobil Toyota Avanza,” kata Dadang dari Fraksi Partai Demokrat.
Bagian Perlengkapan DPRD Kota sudah menawarkan kendaraan dinas Suzuki Escudo yang sebelumnya digunakan Wakil Ketua DPRD periode 1999-2004,tetapi Dadang menolak mentah-mentah.
Dadang tetap bersikukuh mendapatkan mobil mewah. Mengenai gerakan anti mobil mewah yang saat ini mulai berdengung secara nasional, Dadang mengaku tidak perduli. “Kami mintanya yang tidak malu-maluinlah, saya ini mewakili 25 ribu orang di daerah saya,” kata dia.
Faktanya, ke 25 ribu orang yang merupakan ‘tuannya’ kebanyakan belum mampu beli mobil, mosok wakilnya saja minta mobil mewah. Memalukan !!!!
DKI Jakarta
RAPBD DKI Tahun 2005 telah mengesahkan dana belanja Gubernur DKI Sutiyoso selama satu tahun adalah sebesar Rp 4,429 miliar. Dana itu antara lain terdiri dari pos biaya baju Gubernur Sutiyoso Rp 40 juta, alat tulis gubernur Rp 151 juta, pemeliharaan ruangan kerja gubernur Rp 400 juta, dan sebagainya.
Sebagai perbandingan jatah untuk Komnas untuk biaya operasional Komisi Nasional Perlindungan Anak. Untuk biaya operasional Komnas Perlindungan Anak, yang berasal dari APBN, satu tahun pemerintah hanya memberikan dijatah Rp 22 juta!
Militer
Menurut data yang saya ketahui, mobil-mobil dinas para perwira tinggi dan yang ada ada saat ini lebih mewah dari pada mobil-mobil dinas yang digunakan oleh menteri,pejabat setingkat menteri dan lembaga tinggi negara.Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan dan Polri sehari-harinya menggunakan kendaraan Toyota Crown Royal Salon.Para Pangdam,Perwira Komando dan Kapolda selain menggunakan Toyota Crown juga menggunakan Toyota Land Cruiser.Belum lagi para perwira staff lainya dari perwira menengah (PAMEN) hingga perwira tinggi (PATI) yang bisa dilihat dijalan-jalan ibu kota menggunakanRange Rover, Toyota Corolla Altis, Nissan Terrano dll.
Ironis sekali disaat para jenderal menuggangi kendaraan sedan mewah, kesejahteraan prajurit TNI/Polri saat ini masih berada di bawah 50 persen dari harapan kesejahteraan yang diinginkan dan peralatan tempur TNI sudah banyak yang udzur dan tak layak operasi. \source : http://my.opera.com/bona_prasetyo/blog/show.dml/478920
No comments:
Post a Comment
Write a comment